Nilai Ujian matematika tentang materi kehidupan sehari hari oleh siswa yang berasal dari keluarga Berstatus Sosial Ekonomi Rendah memiliki hasil yang kurang

Nilai Ujian matematika tentang materi kehidupan sehari hari oleh siswa yang berasal dari keluarga Berstatus Sosial Ekonomi Rendah memiliki hasil yang kurang

 


Di banyak negara, tes matematika terstandardisasi merupakan hal yang penting untuk mencapai kesuksesan akademis. Di sini, penulis memeriksa apakah isi soal atau cerita yang menjelaskan pertanyaan matematika bisa mempengaruhi kinerja siswa dengan tingkat ekonomi rendah. Dalam sebuah studi kelompok berskala besar dari Trends in International Mathematics and Science Studies (TIMSS) - yang mencakup data dari 58 negara dari siswa kelas 4 dan 8 (N = 5501.165) - penulis memeriksa apakah konten soal yang lebih mungkin terkait dengan tantangan bagi siswa dengan tingkat ekonomi rendah (uang, makanan, hubungan sosial) meningkatkan kinerja mereka, dibandingkan dengan kinerja matematika rata-rata mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat ekonomi rendah mendapat nilai yang lebih rendah pada soal-soal dengan konten tertentu daripada yang diharapkan berdasarkan kinerja rata-rata individu. Ukuran efeknya adalah cukup besar: rata-rata, peluang untuk menjawab dengan benar adalah 18% lebih rendah. Dari pendekatan bakat terpendam, hasil ini tidak terduga. Namun, hasil ini selaras dengan kerangka teori lain seperti kelangkaan pola pikir, memberikan wawasan baru untuk pengujian yang adil.

cara penyajian materi dan pengukuran pemahaman siswa dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap hasil belajar. aspek yang sering dibahas adalah penggunaan konten  nyata dalam permasalahan matematika. Meskipun tujuan utamanya adalah agar pembelajaran matematika menjadi lebih realistis, namun ada juga dampak yang  tidak kita sadari, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga dengan status sosial ekonomi rendah.

Apa sebenarnya isi tugas matematika?

 Muatan praktis dalam soal matematika berarti menghubungkan konsep matematika dengan situasi yang lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, Anda mungkin memiliki pertanyaan tentang menghitung anggaran liburan atau membuat rencana keuangan. Tujuannya adalah untuk menunjukkan kepada siswa  bagaimana matematika dapat diterapkan pada situasi kehidupan nyata yang mereka hadapi.

Tantangan  Siswa dari Keluarga dengan Status Sosial Ekonomi Rendah.

 Siswa dari keluarga dengan status sosial ekonomi rendah seringkali memiliki pengalaman hidup yang berbeda  dengan siswa dari latar belakang yang lebih mapan. Misalnya, Anda mungkin tidak mempunyai kesempatan untuk terlibat dalam aktivitas yang melibatkan perencanaan keuangan atau investasi. Jika soal matematika Anda didasarkan pada pengalaman atau situasi yang tidak biasa, hal ini dapat memengaruhi hasil tes Anda.bPenelitian menunjukkan bahwa kesulitan-kesulitan ini dapat menyebabkan rendahnya nilai ujian bagi siswa dari latar belakang ini. Hal ini menunjukkan pentingnya  mempertimbangkan latar belakang siswa ketika merancang masalah matematika.

Apa artinya ini bagi pendidikan kita?

Pendidikan harus adil dan inklusif. Oleh karena itu, penting bagi  pendidik untuk mempertimbangkan latar belakang sosial ekonomi siswa ketika merancang permasalahan matematika. Menyesuaikan desain pertanyaan Anda memberi semua siswa peluang sukses yang sama, apa pun latar belakang mereka.

Saran Rekomendasi:

1.       Buat pertanyaan yang lebih inklusif: Pendidik hendaknya merancang pertanyaan yang relevan bagi siswa dari berbagai latar belakang. Hal ini memungkinkan semua siswa merasa lebih familiar dengan materi pembelajaran.

2.       Memberikan Dukungan Tambahan: Memberikan bimbingan atau materi tambahan dapat bermanfaat bagi siswa yang kurang memahami konteks permasalahan. Ini  meningkatkan pemahaman  dan meningkatkan hasil tes.

3.       Memberikan pelatihan bagi para pendidik: Pendidik perlu menyadari tantangan yang dihadapi  siswa dari latar belakang sosial ekonomi rendah dan menerima pelatihan untuk menyesuaikan metode pengajarannya dengan kebutuhan siswanya. (oleh Mochammad Daffa Ubaidillah Wahab)




DAFTAR PUSTAKA 

Muskens M., Frankenhuis W. E., & Borghans L.(2024). Math items about real-world content lower test-scores of students from families with low socioeconomic status. Visual Post: npj Science of Learning volume 9, Article number: 19 (2024). Diakses 26 Agustus 2024.

https://www.nature.com/articles/s41539-024-00228-8

Komentar

Postingan populer dari blog ini

22 Sept 2024

4 Okt 2024

Diary, 8 Sept 2024